
Kuliah Umum “Asosiasi Profesi Pustakawan”
“Asosiasi Profesi Pustakawan”
Program Studi S1 Ilmu Perpustakaan menyelenggarakan kuliah umum dengan tema “Asosiasi Profesi Pustakawan” pada hari Selasa, 31 Oktober 2023. Kegiatan ini dibuka oleh Mustika Diana, S.I., Pust., M.A selaku Moderator pada kegiatan kuliah umum.
Kuliah umum “Asosiasi Profesi Pustakawan” ini turut mengundang beberapa narasumber diantaranya Yasir Riady, S.S., M. Hum selaku Direktur UT Jambi dan Dosen Prodi S1 Ilmu Perpustakaan UT dan Farli Elnumeri, S.S., M. Hum selaku Presiden ISIPII (Ikatan Sarjana Ilmu Perpustakaan dan Informasi Indonesia) dan Dewan Pengawas IPI (Ikatan Pustakawan Indonesia).
Kegiatan kuliah umum yang diselenggarakan oleh program studi S1 Ilmu Perpustakaan UT ini berfungsi agar instansi perpustakaan memiliki kewenangan kuat yang berdampak besar dalam membantu ruang lingkup profesi pustakawan baik di dunia kerja nasional maupun internasional.
Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Narasumber pertama menjawab pertanyaan tentang bagaimana cara mendaftar sebagai keanggotaan perpustakaan. Dalam penjelasannya, disebutkan bahwa setiap mahasiswa yang sudah masuk jurusan perpustakaan diharapkan dapat mengikuti organisasi perpustakaan yang bernama IPI (Ikatan Pustakawan Indonesia) karena bisa memperoleh informasi terkini dan memperluas jaringan dan memperdalam pembelajarannya dalam mengembangkan prospek kerja di bidang perpustakaan.
Kemudian, jawaban pernyataan dari narasumber pertama ditambahkan kembali oleh narasumber kedua. Mahasiswa atau tenaga kerja di Universitas Terbuka yang tidak dapat menentukan asosiasi perpustakaan sesuai tujuan masing-masing dapat segera mendaftar di IPI (Ikatan Pustakawan Indonesia). Sebab, dari segi kualitas dan kuantitas akan lebih mendukung prospek karir kedepannya, terutama ilmu perpustakaan.
Selanjutnya, sesi tanya jawab kedua membahas tentang sertifikasi untuk memperoleh afirmasi agar bisa melamar kerja di P3K. Dalam materinya, menerangkan bahwasanya sudah terdapat asosiasi perpustakaan yang menyediakan sertifikasi afirmasi terhadap 900 peserta dan dapat diajukan dari website perpustakaan nasional melalui LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi). Dengan harapan, bisa mengembangkan kepemimpinan, mengelola perpustakaan, dan jika mendirikan organisasi perpustakaan dapat melakukan studi banding ke tempat lain.
Pada sesi tanya jawab ketiga, membahas tentang mahasiswa atau tenaga pengajar yang ingin mengajukan publikasi di perpustakaan nasional. Dalam materinya, memaparkan bahwa mahasiswa atau tenaga pengajar yang ingin mendapatkan referensi internasional bisa mengajukan langsung ke BI Corner dan Perpusnas. Jika persyaratan publikasinya sudah sesuai dapat langsung diterima. Kemudian, sesi tanya jawab dengan penyampaian mengenai uji kompetensi perpustakaan. Dalam materinya, dijelaskan bahwasanya uji kompetensi perpustakaan diselenggarakan agar tenaga pengajar atau orang yang sudah bekerja menempati pekerjaan sesuai bidang dan kapabilitasnya.
Setelah sesi jawab ketiga berakhir, akhirnya berakhirlah rangkaian kegiatan seminar bertema dengan “Asosiasi Profesi Pustakawan” diakhiri dengan penutupan dan sesi foto bersama yang diikuti oleh 267 mahasiswa.